Minggu, 08 Juni 2014

SKENARIO ROLE PLAY PEMBINAAN KADER


Peran  
1.      Melinda Kurniasari sebagai Bidan
2.      Melyawati sebagai ibu Sinta
3.      Mufanunik sebagai ibu Tina
4.      Noni Dwi Riztanti sebagai ibu Ria
5.      Novi Karimah sebagai ibu Tati
6.      Novi Ratinah sebagai ibu Yuni
7.      Novita sebagai operator dan prolog








Pada suatu hari ibu tina bertemu dengan salah seorang kader, bernama ibu Ria di jalan yang baru pulang dari warung.
Ibu Tina           : hi bu Ria, habis dari mana nih?
Ibu Ria                        : eh, bu Tina habis dari warung beli keperluan dapur.
Ibu Tina           : oh, pantes saja mukanya berseri-seri, sedang banyak uang ya bu
Ibu Ria                        : ah,bu Tina bisa saja.
Ibu Tina           : bu besok jangan lupa yah, ikut penyuluhan kader di rumah bu Sinta.
Ibu Ria            : Lah, buat apa ikut penyuluhan segala.
Ibu Tina           : gimana sih bu, ibu kan sudah di tunjuk dan bersedia jadi kader.
Ibu Ria            : lah sekarang saya repot, anak saya gak ada yang ngurusin jadi sibuk gak ada waktu buat ngurusin acara gitu.
Ibu Tina           : tapi bu kan sudah bersedia menjadi kader, jadi sudah kewajiban ibu untuk mengikuti penyuluhan tersebut. Nanti anaknya bisa diajak bu, kalau tidak ada yang ngurusin di rumah.
Ibu Ria            : lah ya, gak tau males lah, sibuk
Ibu Tina           : ya sudah lebih baik, ibu pikir-pikir dulu di rumah.
Ibu Ria            : ya ga janji lho.
Ibu Tina           : ya sudah bu, saya pulang dulu. Wassalam
Ibu Ria            : ya ati2
Dan akhirnya ibu Ria pun memikirkannya, di rumah. Berkat nasehat suaminya ibu Ria pun ikut kader.
Pada hari Kamis  di desa Sukamaju akan diadakan penyuluhan kader, ibu Tina dan ibu Sinta pun sedang sibuk menyiapkan keperluan untu penyuluhan.
Ibu Tina          :Bu, tumben ya jam segini bu yuni dan yang lainnya belum dateng?
Ibu Sinta         :Mungkin belum selesai beres-beres rumahnya,tapi tadi katanya bisa ikut penyuluhan kok bu.
Ibu Tina           :oh syukurlah kalau begitu.Gimana bu sudah siap semua perlengkapan buat penyuluhan?
Ibu Sinta         :Alhamdulilah sudah siap Bu.
Ketika ibu Tina dan ibu Sinta sedang sibuk mempersiapkan keperluan untuk penyuluhan, tiba-tiba para kader pun berdatangan
Semua kader   :assalamu’alaikum......
Ibu Sinta         :walaikumsalam...eh ibu-ibu sudah pada dateng?
Ibu yuni           :maaf bu saya datangnya agak telat tadi baru selesai beres-beres.
Ibu Tina           :ya bu ga papa ,tumben ni ko datangnya bisa rame-rame.
Ibu Tati           :iya ni bu tadi kita ketemu di jalan jadi ya sekalian bareng.
Ibu Sinta         :owh begitu..
Ibu Ria                        :ngomong-ngomong sudah pada beres ni bu.
Ibu Tina           :iya ni bu alhamdulilah tinggal nunggu bu bidannya.
Akhirnya bu bidanpun datang
Bu bidan         : Assalaumu’alaikum...
Para kader       : Wa’alaikum salam bu bidan, mari bu.. silakan masuk bu
Bu bidan         : Terima kasih bu, sebelumnya saya mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu-ibu sekalian yang sudah berkenan dan menyempatkan waktunya untuk datang kesini. Baik ibu-ibu, sesuai dengan janji kita kemarin, hari ini akan diadakan penyuluhan, benar begitu bu?
Bu Sinta          : Benar bu, hari ini akan diadakan penyuluhan
Bu Bidan         : Iya bu, saya disini akan mengadakan penyuluhan, kita sama-sama belajar ya bu
Bu Yuni          : Iya bu, agar wawasan kita juga semakin luas sehingga kita bisa menjalankan tugas kita dengan baik
Bu bidan         : Baik ibu-ibu, langsung saja disini saya akan memberikan penyuluhan tentang pembinaan kader...sesuai peraturan yang berlaku saat ini ya ibu-ibu persalinan harus berada di tempat pelayanan kesehatan, jadi setiap ada ibu yang mau bersalin diusahakan untuk dibawa ke BPM atau PKM terdekat ya bu.
Bu Ria             :jadi sudah tidak boleh bersalin di rumah sendiri ya bu?emang kenapa si bu kalo bersalin di rumah sendiri ga boleh?
Bu Bidan         :begini bu, jika bersalin dirumah itu kan alat-alatnya tidak lengkap bu, jadi apabila terjadi sesuatu dan membutuhkan penanganan segera kan susah bu, misalnya jika membutuhkan infus segera kan susah bu, apa ya harus ambil dulu di tempat bu bidan..jadinya kan malah hanya membuang-buang waktu saja, bisa-bisa nyawa ibu tidak bisa tertolong.
Bu tati             :oh begitu ya bu jadi berbahaya ya jika bersalin di rumah.
Bu bidan         : iya ibu berbahaya, untuk itu mari kita besama-sama berjuang dan memberikan pengertian kepada ibu-ibu hamil agar saat bersalin itu pada tenaga kesehatan langsung dan di fasilitas kesehatan
Bu Yuni          : Baik ibu, karena kita sudah diberi amanah utuk menjadi kader,  aka berusaha membujuk ibu-ibu haml agar bersalin di tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan  dan tidak bersalin di rumah
Bu bidan         : Baik ibu, selanjutnya saya akan memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya kehamilan dan nifas
Bu Sinta          : Memangnya apa saja bu tanda bahaya kehamilan dan nifas?
Bu bidan         : Pertanyaan yang bagus bu, nanti aya akan jelaskan ya, tapi sebelumnya mungkin ibu-ibu disini ada yang tau tanda bahayanya apa saja?
Bu Tina           : Mungki kaya perdarahan bu
Bu bidan         : iya bagus sekali bu, itu benar salah satu tanda bahaya pada kehamilan, mungkin ada yang lain lagi?
Bu Tati            : ga ada yang tau bu.
Bu bidan         : Baiklah, lansung saja akan saya jelaskan ya, tanda bahaya pada kehamilan itu antara lain ada mual-muntah berlebihan, perdarahan, pusing jika dibawa istirahat tidak hilang, pandangan mata kabur, nyeri ulu hati, ketuban pecah sebelum waktunya.
Bu Tati            :jadi jika mual-muntah yang ga berhenti-henti harus di periksakan ya bu? Itu di katakan berlebihan jika dalam sehari berapa kali bu?
Bu bidan         :dikategorikan berlebihan itu ika dala sehari lebih dari 10 kali bu.
Bu yuni           :tanda bahaya nifas apa saja bu?
Bu Bidan         :ya seperti darah nifas berbau,payudara bengkak  dan demam tinggi.Selama nifas juga harus mengonsumsi makanan yang bergizi ya bu,seperti makan-makanan yang tinggi protein agar lukanya cepat sembuh kan abis bersalin banyak jaringan-jaringan yang terputus,juga mengonsumsi sayuran hijau,buah-buahan supaya sehat.
Bu Santi          :selain nifas apa waktu hamil perlu banyak mengonsumsi makanan yang bergizi bu?
Bu Bidan         :Iya bu, pada waku hamil harus banyak mengkonsumsi makanan bergizi sebagai nutrisi ibu dan janin yang dikandungnya, apalagi pada hamil muda harus banyak makanan bergizi karena pada waktu itu pembentukan organ-organ janin dan pertumbuhan otak mulai terbentuk.
Bu Tati            :supaya janinnya sehat dan pintar jika sudah besar nanti ya bu.
Bu Bidan         :ya bu benar sekali.Oh ya bu selain itu jika ibu sudah habis masa nifas ibu bisa menganjurkan para ibu-ibu yang habis melahirkan untuk ber KB untuk mengatur jarak kehamilan  agar tidak terlalu dekat.
Bu Sinta          : baik bu, kita sebagai kader akan berusaha buat memotivasi agar ibu-ibu di desa ini mau ber KB
Bu bidan         : terima kasih bu untuk kerjasamanya, oya selain itu tugas sebagai kader itu melakukan pencatatan kelahiran dan kematian ibu dan bayi agar kita tahu bayi yang lahir maupun meninggal, dan ibu yang meninggal akibat persalianan, selain itu  sebagai bukti pendokumentasian untuk dilaporkan kepada atasan. Bagaimana ibu, sudah jelas atau belum?
Bu Yuni          : ya sudah bu, terim kasih atas ilmunya, sehingga kami memperoleh wawasan dan manambah pengetahuan.
Bu Bidan         : baik bu, untuk mengakhirinya, mari ita membaca hamdallah bersama-sama.....
Para kader       :alhamdulilahirobil alamin
Bu Bidan         :cukup sekian penyuluhan hari ini ,semoga bermanfaat,kurang lebihnya mohon maaf...wassalamu’alaikum ....
Akhirnya penyuluhan berjalan dengan lancar dan selesai...