Siapa yang belum pernah mengalami sakit
anyang-anyangan? Tentunya setiap orang
kemungkinan besar sudah pernah mengalami yang namanya sakit anyang-anyangan
atau istilah medisnya
infeksi saluran kemih.
Penyebab
utama dari anyang-anyangan adalah menurunnya kekebalan tubuh seseorang sehingga
bakteri mudah masuk ke dalam saluran kemih. Bakteri itu kemudian berkembang
biak di saluran kemih bahkan sampai ke kandung kemih. Biasanya penyakit ini
cenderung dialami oleh wanita. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran
dalam menjaga kebersihan organ intimnya
sehingga menjadi tempat berkembang biak yang sangat baik bagi kuman dan
bakteri. Salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah harus ekstra hati-hati
dalam menjaga kebersihan diri terutama pada saat menggunakan toilet umum karena
toilet umum biasanya kurang terawat kebersihannya.
Bakteri atau kuman yang paling sering
mengakibatkan penyakit ini antara lain Escherichia coli atau E. coli,
Klebsiella, dan Pseudomonas. Di antara ketiganya, penyebab paling utama adalah
E. coli yang ada di mana-mana, termasuk tinja manusia. Gejala penyakit ini pada
umumnya adalah sakit dan nyeri menggigit di perut bagian bawah terutama di atas
tulang kemaluan serta terasa sakit di akhir kencing dan muncul rasa ingin
kencing lagi meskipun sudah dicoba untuk berkemih namun tidak ada air kemih
yang keluar.
Langkah-Langkah yang bisa Anda lakukan untuk
mengatasi rasa ingin selalu buang air kecil karena diakibatkan oleh penyakit
ayang-ayangan adalah sebagai berikut:
1.
Mengurangi Asupan Cairan di Malam Hari
Secara
sederhana cara mengatasi ayang-ayangan dapat dilakukan dengan mengurangi asupan
cairan pada malam hari. Mengurangi asupan kopi dan minuman bersoda adalah hal
yang paling penting Anda lakukan, sebab asupan minuman jenis ini dapat
mengiritasi kandung kemih dan mengakibatkan terjadinya ayang-ayangan.
2.
Melakukan Senam Kagel
Melakukan
senam kagel adalah salah satu teknik yang bisa dilakukan untuk mengurangi
frekwensi sering buang air kecil yang tidak tertahankan. Senam ini berfungsi
untuk menguatkan otot-otot, sehingga mampu membuat tubuh tahan terhadap
ayang-ayangan.
Cara
melakukan senam kagel dapat dilakukan dengan kontraksi otot, seperti menahan
kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. Teknik ini diulangi
setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu menahan
kencing 15-20 detik.
3.
Merendam Kaki di Air Dingin
Secara
tradisional obat ayang-ayangan sudah dikenal secara turun-temurun, yaitu dengan
cara merendam kaki pada air dingin. Air dingin terlebih dahulu dimasukkan
kedalam sebuah baskom atau ember, kemudian rendamlah kaki Anda pada baskom atau
ember yang berisi air dingin tersebut selama ayang-ayangan yang diderita sudah
mulai menurun. Semakin dingin air yang digunakan semakin baik. Bila
memungkinkan Anda juga bisa merendam kaki Anda menggunakan air es yang telah
dimasukkan kedalam baskom.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk
mencegah penyakit anyang-anyangan ini, diantaranya adalah
Menjaga kebersihan dan kesehatan
daerah seputar saluran kencing.
Cara cebok yang benar, yaitu dari
depan ke belakang.
Jangan menahan kencing karena
kebiasaan ini memungkinkan kuman masuk ke dalam saluran kencing.
Usahakan untuk buang air seni pada
waktu bangun di pagi hari. Buang air seni dapat membantu mengeluarkan bakteri
dari kandung kemih yang akan keluar bersama urin. Jarang buang air seni
menyebabkan beberapa bakteri mendapat peluang untuk berkembang biak dengan
cepat dalam kandung kemih dalam waktu singkat.
Perbanyak minum air putih minimal 8
gelas atau 2,5 liter setiap hari merupakan suatu kewajiban. karena air putih
dapat melancarkan air seni dan dapat mencegah timbulnya penyakit infeksi
saluran kemih.
Membersihkan organ intim dengan sabun
khusus yang memiliki pH balanced (seimbang) sebab membersihkan dengan air saja
tidak cukup bersih.
Ganti selalu pakaian dalam setiap
hari, karena bila tidak diganti, bakteri akan berkembang biak secara cepat
dalam pakaian dalam. Gunakan pakaian dalam dari bahan katun yang menyerap
keringat agar tidak lembab.



